Bacaan & Doa Setelah Sholat Dhuha Lengkap

Doa Sholat Dluha

Kali ini kita akan membahas tentang sholat Dhuha.

Di sini saya juga  akan membahas beberapa hal  yang berkaitan dengan sholat dhuha, niat shalat, bacaan, dzikir dan sebagainya

Manfaat dan keutamaan sholat dhuha 

Sholat dhuha merupakan sunah yang disyariatkan oleh Rasulullah Saw.

Doa Sholat Dhuha Lengkap

Dibawah ini  bacaan latinnya

Doa sholat dhuha lengkap

ALLAHUMMA INNADLDLUHA-A DLUHA-UKA, WALBAHAA-ABAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWAATUKA, WAL QUDROTA QUDROTUKA, WAL ‘ISHMATA ISHMATUKA.

ALLAHUMA INKAANA RIZQII FIS SAMAA-I  FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDLI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’SIRON FAYAS SIRHU, WAINKAANA HAROOMAN FA THOHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QORIBHU, BIHAQ QIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDROTIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHOOLIHIIN.

Artinya

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dluha itu adalah dluhamu, keagungan itu merupakan keagunganmu, keindahan itu merupakan keindahanmu, kekuatan itu adalah kekuatanmu, kekuasaan itu adalah kekuasaanmu”, dan penjagaan-penjagaan adalah penjagaanmu.

“Ya Allah, jika rezeki aku masih di langit maka turunkanlah, jika ada di dalam bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, apabila itu haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah”.

“Demi kebenaran dluhamu, keagunganmu, keindahanmu, kekuatanmu dan kekuasaanmu, berikanlah kepadaku sebagaimana apa yang engkau berikan kepada hambamu yang sholeh”.

Niat Sholat Dhuha

latin: ” Ushollii sunnaatadl dluhaa rak’ataini mustaqbil alqiblati adaa-a llillaahi ta’aala.”

Artinya

“Saya berniat sholat dhuha 2 rakaat menghadap kiblat  karena Allah ta’ala”.

Kalau mau 4 rakaat sekaligus bisa mengubah bacaan niat 2 rakaat menjadi 4 rakaat

Dengan menyebut  arba’a  sebagai ganti dari rok’ataini.

Niat sholat dluha yang 4 rokaat

” Ushollii sunnatadl dluhaa arba’a roka ’aatim mustaqbil alqiblati adaa-a llillaahi ta’aala.”

Artinya

“Saya berniat sholat dhuha 4 rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala”.

 

BACAAN  SHOLAT DLUHA

Sholat Dhuha

Setelah kita mengetahui doa sholat dluha beserta niatnya yang sudah dijelaskan di atas saatnya kita membahas tentang tata cara sholat dhuha yang baik dan benar sesuai hadist.

Tata Cara Sholat Dhuha

Sholat dhuha sendiri menurut beberapa ulama harus dikerjakan minimal 2 rakaat dan  maksimal 4 rakaat dalam satu salam.

Dalam sholat dhuha bisa kita lakukan secara berjama’ah atau juga bisa dilakukan secara sendirian ( munfarid). Dan tentunya sudah dalam keadaan suci.

Berikut tata cara sholat dhuha.

Niat Sholat Dhuha dan Rukunnya

Niat sholat dhuha bisa kita ucapkan secara lisan atau diam dalam hati. Cara diucapkan adalah berdasarkan madzhab imam syafi’i, hal tersebut  bergantung madzhab apa yang anda ikuti, ada yang dibaca dan ada yang sekedar niat. Dalam pelaksanaannya dilakukan berbarengan dengan takbiratul ikhrom.

Dilanjutkan membaca doa iftitah

Setelah membaca iftitah( bisa Alloohumma baa’id baini dan seterusnya atau bisa juga kabirow wal hamdulillah… dst.

DILANJUTKAN MEMBACA AL Alfatihah dan surat pendek

Setelah membaca surat pendek, kita melakukan ruku’ dan membaca tasbih tiga kali(sub haana robbiyal ‘adhiim). Lalu bangkit dari ruku’ ( i’tidal) dan membaca bacaan i’tidal.( Robbanaa walakal hamd ) Dilanjutkan sujud 2 kali

Sujud pertama  membaca tasbih (subhaana robbiyal a’laa) tiga kali, disambung dengan duduk diantara dua sujud kemudian membaca tasbih(robbighfirlii war hamnii wajburnii war fa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu’annii)  tiga kali. Dilanjutkan dengan sujud yang kedua dengan bacaan yang sama dengan sujud pertama yaitu tasbih sebanyak tiga kali.(Sampai disini rokaat pertama selesai) dilanjutkan rokaat kedua dengan dengan takbir dari sujud ke berdiri (rokaat II)

Diawali al Faatihah dilanjutkan surat pendek, rukuk, I’tiddal, sujud,duduk diantara dua sujuf, sujud kedua dan tasyahut (attahiyat) dan diahiri salam.

Kalau mau 4 rokaat ya silahkan untuk berdiri lagi dan melakukan seperti diatas .(dimulai dari niat sampai salam)

Dan seterusnya bila akan melakukan 6 rokaat.

Apabila akan melakukan sholat duha 4 roka at satu salam, maka caranya seperti sholat tarowih yang 4 rokaat satu salam jadi tidak memakai tasyahut awal

Bacaan Sholat Dhuha

Kalau menurut beberapa referensi beberapa buku, mengatakan bahwa lebih afdholnya ketika sholat dhuha adalah saat di rakaat pertama kita baca surat Asy-Syam dan untuk rakaat ke-dua surat Al -lail.

Kalau pendapat dari Ibnu hajar al-Atsqolani, beliau menyarankan untuk raka’at pertama membaca surat al-Kafirun dan pada raka’at kedua membaca surat al-Ikhlas

Tidak ada salahnya kita membaca surat Adh-Dhuha juga karena di dalam surat tersebut terdapat nilai-nilai penting yang bisa kita pahami, hayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebenarnya sih masalah surat pendek untuk bacaan sholat dhuha tidak ada keterangan resmi yang berasal dari Rasulullah mengenai surat apa yang harus dibaca. Silahkan membaca surat alqur’an apa saja sesuai keinginan kita, tetapi sebaiknya sih kita membaca surat yang sesuai dengan kebutuhan kita pada saat itu.

“ …Bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Qur’an…”(Q.S. Al Muzzammil:20)

Waktu dluha

Waktu yang tepat untuk sholat dluha adalah sekitar setengah delapan(06.00) sampai sebelas (11.00)

Dzikir Setelah Sholat Dhuha

Berikut secara umum dzikir yang bisa kita baca setelah sholat dhuha

  1. Istighfar

(Astaghfirullaahal ‘adhiim)

Kita bisa baca sesuai keinginan kita, bisa 3 kali, 11 kali dan 33 kali  baik juga dibaca 100 atau 200 kali, usakan tartil ya jangan ngebut.

  1. Tasbih

(Subhaanallaahi wabihamdih)

Setelah selesai membaca istighfar kita diperkenankan untuk melanjutkannya dengan membaca kalimat tasbih sebanyak 100 kali

  1. Sholawat

(Allaahumma sholli ‘alaa sayyid)inaa Muhammadin wa’alaa  aali sayyidinaa Muhammadin)33x – 100x

Dilanjutkan berdo’a

Allaahumma innadl dluhaa a- dluhaa uka wal bahaa a – bahaa uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal qudrota qudrotuka wal ‘ishmata ‘ishmatuka.
Allaahumma inkaana rizqii fissamaa-i fa an zilhu, wa inkaana fil ardli akhrijhu, wainkaana mu’assaron fayassirhu, wainkaana harooman fathohhirhu, wainkaana ba’iidan faqorribhu.

Bihaqqi dhuhaa ika wa bahaa ika wajamaalika waquwwatika waqudrotika AATINII MAA AATAITA ‘IBADIKASH SHOLIHIIN.

Artinya :

“Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu Dluha adalah waktu Dluha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Aamiin yaa robbal ‘aalamiin

 

Demikian yang dapat kami sampaikan, mohon maaf bila ada salah dan kurangnya.

Wassalaamu’alaikum w.w.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s